Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

KKN (Kisah Kasih Ndasmu)

Gambar
STOP bergurau tentang KKN dengan memanjangkan singkatannya menjadi ‘Kisah Kasih Nyata’ . Mengapa? Karena itu BASI. Bagaimana tidak basi, saya sudah dengar gurauan itu sejak Ibu saya masih setangguh Natasha Romanoff. Jadi jika di tahun 2016 ketiga kata itu masih kamu dengar, segeralah kamu daftarkan orang yang ngomong itu ke museum. Sebagai seorang jomblo militan dan aktivis kesetaraan cinta, saya tidak bisa tinggal diam. Saya merasa getir dengan nasib para jomblo-jomblo militan yang tersebar di seluruh Indonesia, yang dengan adanya KKN ini membuat naluri buas mereka meronta-ronta. Naluri buas yang sudah mereka pendam sejak lama, jika terhambur keluar bisa mengancam kedamaian Dinasti Jomblo Nusantara. Untuk itulah saya harus membongkar semua kepentingan di balik program KKN melalui tulisan ini . Program KKN adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu (1) . Kegiatan ini ha

Requiem For a Dream: Depresi dalam Obsesi

Gambar
Tulisan ini bisa dibilang review full spoiler dari film Requiem For a Dream . Requiem For a Dream adalah film psychedelic yang rilis tahun 2000 yang diperankan oleh Jared Letto (pemeran Joker dalam film Suicide Squad), informasi detail bisa lihat saja di IMDB (8,4/10). Film ini sangat sederhana, dengan cinematografi yang tidak membosankan bahkan benar-benar bisa mendramatisir cerita dan emosi yang ingin disampaikan. Selanjutnya mari kita bedah sedikit demi sedikit film ini, yuk simak! Requiem dalam judul film ini adalah sebuah istilah yang merupakan doa (seringkali berupa musik) untuk orang mati dan diadakan dengan upacara di gereja. Secara sederhana, Requiem For a Dream adalah ‘doa orang mati untuk sebuah mimpi’. Judul yang sangat PAS dengan cerita yang disajikan dalam film. Requiem for a Dream benar-benar film psychedelic sejati. Dalam kamus, psychedelic adalah ‘ketenangan jiwa yang terpengaruh rasa birahi dan seni cinta perasaan serupa itu akibat obat bius’. Film ini

4 SKS dan Ruang Ketidakmungkinan

Gambar
Saya yakin semua percaya jika manusia manapun pasti memiliki kelemahan. Mas Logan yang dikenal buas dan gak bisa mati pun bakal menangis tersedu-sedu dibalik bantal kalau sudah terlibat urusan dengan Jane. Segagah Hulk pun juga bakal layu kalau sudah berhadapan dengan Raden Ayu Romanoff seperti Nobita dihadapan Shizuka, mupeng. Setangguh apapun manusia mencoba mencitrakan dirinya sebagai manusia sempurna, sudah barang tentu ada bercuil-cuil kelemahan yang tidak bisa dibersihkan. Apesnya, pasti kita pernah terjebak momen kampret yang melibatkan kelemahan ini. Misal nih, ada yang alergi jatuh cinta (wuedyan!). Dalam satu kesempatan ia dijodohkan para makcomblangers dengan seseorang yang sama sekali tidak ia kenal. Kalau sudah begini yang bisa dilakukan ya cuma dua; lari terbirit-birit atau terpaku tak berdaya sambil mengutuk semua orang dalam gumam. Kalau saya? Jelas saya melakukan kedua-duanya. Saya sering menghindar dari hal-hal yang melibatkan kelemahan saya. Kalau sudah

Tidak Suka, Tolak Aja

Gambar
Seberapa sering kita melakukan sesuatu yang sebenarnya bukan kewajiban kita? Lalu dengan terengah-engah seberapa sering kita mengaku kalau tidak punya waktu yang cukup dalam satu hari? Apakah benar kita sesibuk itu? Saya akui sebagai manusia bergolongan AB yang taat, saya memiliki manajemen waktu yang tidak menentu. AB konon memiliki kecenderungan untuk menyelesaikan semua pekerjaan dalam satu waktu. Jika direfleksikan dalam hidup saya, saya harus setuju. Paling susah nyicil kerjaan satu per satu, kalau sudah mulai ya harus selesai saat itu juga. Tapi kemudian ini jadi masalah, karena seringkali itu bikin bingung dan lelah. Kemudian saya mencoba membuat list dan menulis jurnal setiap hari. Sesaat saya lega karena hal itu sangat membantu dalam menentukan step by step apa yang harus saya lakukan. Namun semua berubah, ketika distraksi-distraksi datang menyerang. Distraksi adalah gangguan. Tepat dimana saya berada pada jalur yang sudah ditentukan dalam list, tiba-tiba saja a